Monthly Archives: October 2012

LATAR BELAKANG SKRIPSI KUANTITATIF part 2

Pendidikan memiliki hubungan erat dengan manusia. Pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Pendidikan digunakan untuk mempersiapkan manusia yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur, serta berguna bagi manusia lainnya. Dalam ilmu pendidikan banyak ilmu-ilmu yang dipelajari, salah satunya yaitu matematika.

Matematika merupakan pelajaran yang sering muncul baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Sehingga matematika sangatlah penting dan selalu dipelajari oleh manusia. Selain itu matematika merupakan dasar untuk mempelajari ilmu-ilmu yang lainnya. Tetapi sering kali dalam lingkup pendidikan siswa mengatakan bahwa matematika itu sulit dan membosankan, sehingga tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dan memahaminya. Selain itu, sebagian besar siswa bersikap pasif terhadap pelajaran matematika. Mereka tidak memiliki semangat untuk lebih memahami pelajaran tersebut.

Di dalam kelas, siswa hanya bersikap sebagai pendengar, pengikut dan melaksanakan apa yang diberikan oleh guru. Soal kebutuhan, minat, dan aktivasi pun tidak diperhatikan sama sekali. Guru disekolah masih sangat dominan dan guru dianggap sebagai orang yang paling berperan penting di kelas. Sehingga siswa masih sulit untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pelajaran matematika.

Read the rest of this entry

LATAR BELAKANG SKRIPSI KUANTITATIF part 1

new guru

new guru (Photo credit: Bopuc)

Pendidikan merupakan hal yang wajib diberikan kepada setiap manusia. Karena dengan pendidikan seseorang dapat memperoleh ilmu untuk bekal hidup. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan juga terus berkembang sehingga mutu dari pendidikan itu juga ikut meningkat. Dengan meningkatnya mutu pendidikan, kualitas sumber daya manusia juga dituntut untuk meningkat pula. Salah satu usaha untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pendidikan yaitu dengan pendidikan matematika. Matematika merupakan ilmu yang dapat mengembangkan cara berpikir. Oleh karena itu matematika sangat diperlukan dalam kehidupan.

Pendidikan matematika di sekolah juga mengalami perkembangan untuk meningkatkan kualitas pendidik dan peserta didik. Banyak upaya yang dilakukan agar pembelajaran di sekolah menjadi lebih baik dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Upaya ini meliputi penyediaan alat-alat dan media pembelajaran, peningkatan tingkat pendidikan guru, penggunaan model-model pembelajaran yang efektif sehingga siswa dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, dan upaya-upaya yang lainnya.

Read the rest of this entry

SNOWBALL THROWING

a)      Pengertian

Menurut Farhan (2011), snowball throwing merupakan pembelajaran yang melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari orang lain dan menyampaikan pesan tersebut kepada teman lainnya dalam satu kelompok serta menggunakan kertas berisi pertanyaan yang diremas menjadi sebuah bola kertas lalu dilemparkan kepada siswa lain. Kemudian siswa yang mendapat kertas menjawab pertanyaan tersebut.

b)      Langkah-langkah

Langkah-langkah Snowball Throwing adalah sebagai berikut:

Read the rest of this entry

KEAKTIFAN SISWA

Dalam proses belajar mengajar terjadi aktivitas guru dan siswa. Hal ini yang memotivasi siswa untuk cenderung aktif dalam belajar. Aunurrahman (2009: 119) menyatakan keaktifan siswa dalam belajar merupakan persoalan penting dan mendasar yang harus dipahami, dan dikembangkan setiap guru dalam proses pembelajaran. Sehingga keaktifan siswa perlu digali dari potensi-potensinya, yang mereka aktualisasikan melalui aktifitasnya untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Trinandita (2008) menyatakan bahwa, “Hal yang paling mendasar yang dituntut dalam proses pembelajaran adalah keaktifan siswa”. Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran akan menyebabkan interaksi yang tinggi antara guru dengan siswa maupun dengan siswa itu sendiri. (http://ipotes.wordpress.com/2008/05/24/prestasi-belajar/)

Sriyono, dkk (dalam Syafaruddin, 2005: 213) menyatakan ba

Bahasa Indonesia: Siswa MI Tarbiyatusy Syubban...

Bahasa Indonesia: Siswa MI Tarbiyatusy Syubban Kalimulyo, Jakenan, Pati (Photo credit: Wikipedia)

hwa keaktifan siswa adalah pada waktu guru mengajar, guru harus mengusahakan agar murid-muridnya aktif, jasmani maupun rohani.

Belajar aktif ditunjukkan dengan adanya ketertiban intelektual dan emosional yang tinggi dalam proses belajar. Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengemukakan pendapat dan idenya, melakukan ekslorasi terhadap materi yang sedang dipelajari serta menafsirkan hasilnya secara bersama-sama di dalam kelompok. Kegiatan tersebut memungkinkan siswa berinteraksi aktif dengan lingkungan dan kelompoknya, sebagai media untuk mengembangkan kemampuannya (Syaiful Bahri Djamarah, 2010: 362).

Read the rest of this entry

VALIDITAS

VALIDITAS

  1. Analisis Instrumen Penelitian
    1. Validitas tiap butir soal

      Validitas adalah ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan suatu instrumen. Untuk menghitung validitas tiap butir soal digunakan rumus korelasi product momen berikut ini:


      (Suharsimi Arikunto, 2007: 72)

      Keterangan: Read the rest of this entry

HAKIKAT MATEMATIKA

Sampai saat ini definisi matematika belum ada kesepakatan yang bulat, namun matematika dapat dikenal melalui karakteristiknya. Karakteristik matematika dapat dipahami melalui hakekat matematika. A. Ismunanto (2011:  3-6) menyebutkan pendapat beberapa tokoh:

1)      Menurut Kline (1973)

Kline dalam bukunya menyatakan bahwa Matematika bukanlah sebuah pengetahuan yang tersendiri yang dapat sempurna karena dirinya sendiri. Adanya matematika semata-mata untuk membantu manusia dalam memahami dan menguasai persoalan sosial, ekonomi, dan alam. Cara atau metode yang digunakan dalam matematika untuk mencari kebenaran adalah metode deduktif.

2)      James (1976)

Menurut James, “Matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran dan konsep yang saling berhubungan satu dengan lainnya.”

Dari pendapat para tokoh diatas dapat kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu tentang logika yang konsep-konsep didalamnyasaling berhubungan satu dengan lainnya, serta cara atau metode yang digunakan dalam matematika untuk mencari kebenaran adalah metode deduktif.

%d bloggers like this: