UJI SCHEFFE

  1. Uji Komparasi Ganda
    1. Komparasi Rataan Antar Baris

    Uji Scheffe untuk komparasi rataan antar baris adalah:


    Dengan: Read the rest of this entry

UJI BARLETT

  1. Uji Homogenitas

    Uji homogenitas ini digunakan untuk mengetahui kelompok-kelompok sampel berasal dari populasi yang sama (homogen). Untuk menguji homogenitas digunakan uji bartlett:

    1. Hipotesis

      H: (variansi populasi homogen)

      H: tidak semua variansi sama (variansi populasi tidak homogen)

    2. Tingkat signifikansi: a = 0,05 Read the rest of this entry

UJI-T

  1. Uji Hipotesis

    Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

    1. Hipotesis

      H0 :     (Prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran NHT tidak lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada kelas VII SMP Negeri 13 Madiun)

      H1 :     (Prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran NHT lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada kelas VII SMP Negeri 13 Madiun) Read the rest of this entry

UJI HOMOGENITAS DENGAN UJI F

  1. Uji homogenitas

    Menurut Budiyono (2004: 175), “uji homogenitas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah variansi-variansi dari sejumlah populasi sama atau tidak”.

    Langkah-langkah pada uji ini adalah sebagai berikut:

    1. Hipotesis

      H0 :     (variansi sampel homogen)

      H1 :     (variansi sampel heterogen) Read the rest of this entry

UJI NORMALITAS

  1. Uji Normalitas

    Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Ada dua cara yang digunakan dalam uji normalitas, yaitu dengan menggunakan variabel random chi kuadrat dan dengan metode Lilliefors. Uji normalitas dengan chi kuadrat digunakan untuk data bergolong. Sedangkan uji Lilliefors digunakan untuk data tunggal (Budiono, 2004: 168-170).

    Pada penelitian ini digunakan metode Lilliefors karena data yang digunakan merupakan data tunggal. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Read the rest of this entry

UJI KESEIMBANGAN

  1. Uji Keseimbangan

    Uji keseimbangan ini dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan dari kelas eksperimen dan kelas kontrol seimbang. Data yang digunakan adalah nilai ulangan harian siswa kelas VII SMP Negeri 13 Madiun sebelum dilakukan penelitian.

    Langkah-langkah uji ini adalah sebagai berikut:

    1. Hipotesis

      H0 :     (siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan sama)

      H1 :     (siswa kelas eksperiman dan kelas kontrol tidak sama kemampuannya)

    2. Taraf signifikan a = 0,05 Read the rest of this entry

DAYA BEDA

  1. Daya Pembeda

    Menurut Suharsimi Arikunto (2007:211), “daya pembeda soal adalah kemampuan sesuatu soal untuk membedakan siswa yang pandai (berkemampuan tinggi) dengan siswa yang bodoh (berkemampuan rendah)”.

    Untuk menentukan daya pembeda (nilai D) digunakan rumus berikut:


    (Suharsimi Arikunto, 2007: 213)

    Read the rest of this entry

%d bloggers like this: